<p>Desa Wisata Adat Osing Kemiren terletak di Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, dengan luas wilayah 177,052 Ha dan jumlah penduduk sekitar 2.569 jiwa. Nama Kemiren berasal dari kata *kemirian* yang berarti banyak pohon kemiri. Mayoritas masyarakatnya merupakan Suku Osing, suku asli Kabupaten Banyuwangi. Desa Kemiren memiliki kekayaan budaya yang beragam, meliputi adat istiadat, bahasa, manuskrip, kesenian, tradisi lisan, ritus, pengetahuan, teknologi, hingga permainan tradisional yang masih dilestarikan. Wisatawan dapat menikmati berbagai daya tarik wisata berupa edukasi, kuliner, dan budaya. Beberapa destinasi yang dapat dikunjungi antara lain Pasar Kampoeng Osing, Warung Pesantogan Kemangi, dan kawasan Rumah Adat Osing. Beragam atraksi seni budaya serta tradisi yang tetap hidup di tengah masyarakat menghadirkan pengalaman wisata yang berkesan. Kesenian Gandrung menjadi ikon Desa Kemiren sekaligus maskot pariwisata Banyuwangi. Keberadaannya semakin kuat berkat kiprah maestro Gandrung Temu' yang berasal dari desa ini. Selain itu, terdapat warisan budaya tak benda lainnya seperti Burdah, Angklung Paglak, dan Mocoan Lontar Yusuf. Desa Wisata Adat Osing Kemiren juga dikenal melalui berbagai agenda budaya tahunan, seperti Barong Ider Bumi, Tumpeng Sewu, Ngopi Sepuluh Ewu, dan Festival Gedhogan. Berbagai festival tersebut menjadi sarana promosi yang efektif karena mengangkat potensi lokal, mulai dari seni budaya, ekonomi kreatif, hingga atraksi wisata yang menarik minat wisatawan.</p>